Site icon Wisata Karangkates

Batu Tumpuk

Sebelum adanya Bendungan Sutami, Batu Tumpuk berada ditengah aliran sungai Brantas. Bila sungai sedang pasang (banjir) Batu diterjang derasnya air, tetapi pada saat sungai surut batu tersebut berubah menjadi tempat pusaran air dan menjadi sebuah Kedung. Kedung tersebut menjadi tempat minumnya Banteng Alasan, sehingga tempat itu disebut Kedung Banteng. Selain sebutan Kedung Banteng, selama itu tidak ada orang yang memperhatikan keberadaan Batu Tumpuk tersebut. Tidak ada yang tahu sejak kapan Batu Tumpuk berada ditempat itu dalam kondisi seperti itu, hanya Tuhan yang tahu.

Batu ini ditemukan secara tak sengaja dan tak terduga oleh pekerja proyek Pembangunan PLTA Sutami. Tahun 1967. Waktu ditemukan terjadi keajaiban dan keanehan, yaitu , sewaktu akan dihancurkan dengan dinamit tetapi bom tidak meledak. Sewaktu berusaha dipindah dengan Dozer juga tidak berhasil karena dozer tidak mampu menggeser maupun mengangkat batu itu, sehingga tidak ada karyawan proyek yang berani mengerjakan tugas itu. Cerita ini diperoleh penulis pada tahun 1974 dari penuturan pekerja proyek (Driver alat berat) bernama Sulkan yang kini telah meninggal dunia. Akhirnya pihak pimpinan proyek memutuskan untuk tidak merubah posisi batu dari tempat asalnya.

Para insinyur Jepang yang merancang bendungan itu mengambil keputusan untuk tetap melestarikan keberadaan batu itu ditempatnya semula. Diceritakan bahwa lokasi keberadaan Batu Tumpuk merupakan As bangunan Bendungan Sutami, dengan adanya misteri Batu Tumpuk itu justru rencana bangunan bendungan yang letaknya berada di lokasi batu itu yang terpaksa digeser. Akhirnya batu tetap dibiarkan ditempatnya dan lokasi bendungan digeser sedikit kearah timur dari lokasi itu.

Pada akhirnya pihak pimpinan proyek memutuskan untuk tidak merubah posisi Batu Tumpuk dari tempat aslinya dan menjadikan “Batu Tumpuk” sebagai Monumen bahkan ada yang menyebut Batu Tumpuk sebagai Mustikanya Bendungan Sutami.

Geekcat
3 tahun lalu
salah satu ikon desa karangkates
Soyaa
3 tahun lalu
MRe: 03
3 tahun lalu
Dinoo Zeee
3 tahun lalu
Exit mobile version